Perusahaan Kargo dan Transportasi (Freight Forwarding) adalah perusahaan bisnis yang menyediakan proses Jasa pengiriman barang/ muatannya.
Diadakan Jasa tersebut supaya masing-masing sektor lini kehidupan dapat beropersional dengan baik dan lancar, dan menghasilkan untung/ tujuan masing-masing pihak.

Metode Teknis Menghitung besaran Barang / muatan yang akan dikirim:

1. Berat Aktual

Merupakan nilai berat dari hasil Timbangan dalam satuan KG sampai Tonase.

Dilakukan untuk barang-barang yang memiliki kapasitas yang Berat sekali.

2. Berat Volume

a. Via Darat

Merupakan proses menghitung volume Barang/muatan sebagaimana umumnya.

rumusan: PANJANG x LEBAR x TINGGI (:) 4000 = ….. cm/KG

a. Via Udara

Merupakan proses menghitung volume Barang/muatan sebagaimana umumnya.

rumusan: PANJANG x LEBAR x TINGGI (:) 6000 = ….. cm/KG

3. Berat Kubikasi

Panjang (cm) X Lebar (cm) X Tinggi (cm) : 1.000.000 =    ……  M3 (kubikasi)

Dalam proses hitung ini, semua metode dilakukan dan diambil dari Angka yang paling Besar.

Kemudian dikalikan (x) dengan Harga yang ada.

 

Perusahaan jasa ekspedisi pasti menggunakan fasilitas pengiriman melalui cargo laut, cargo darat, dan cargo udara. Setiap pengiriman cargo baik darat, laut, maupun udara tentu membutuhkan prosedur tersendiri. Intinya proses pengiriman membutuhkan proses yang berbeda, demikian juga dengan biaya yang dibebankan. Diantara ketiga jenis cargo pengiriman barang diatas mungkin prosedur untuk cargo udara sedikit lebih rumit, apalagi jika sudah menyangkut cargo export-import. Selain prosedur yang cukup rumit ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi oleh costumer untuk keamanan barang yang dikirim. Namun meskipun begitu ada beberapa hal yang dapat dinegosiasikan sehingga persyaratan tersebut tidak sepenuhnya bersifat mutlak.

Syarat-syarat Pengiriman Cargo

Untuk melakukan pengiriman melalui jasa pengiriman cargo, berikut ini syarat-syarat yang harus diketahui pihak customer:

  1. Barang yang dikirim tidak berupa uang, dokumen atau surat-surat penting.
  2. Barang yang tidak sesuai atau tidak sama seperti yang tertera pada Airwaybill atau Surat Tanda terima Pengiriman (STTP) bukan menjadi tanggungjawab pihak perusahaan cargo namun menjadi tanggungjawab pihak pengirim (shipper).
  3. Apabila terjadi kerusakan atau barang hilang oleh sesuatu yang tidak diprediksi (force Majeur) atau disebabkan packing yang kurang sempurna maka hal tersebut diluar tanggungjawab pihak perusahaan jasa cargo.
  4. Apapbila terjadi kerusakan, barang hilang atau barang tidak sesuai kondisi sebelum barang dikirim maka pihak pnegirim akan menerima kompensasi atau penggantian sebesar Rp. 1.000.000,- (satu juta rupiah) atau berdasarkan kesepakatan antara pihak pengirim dan pihak perusahaan jasa cargo.
  5. Untuk barang bernilai tinggi dapat diajukan pengiriman berasuransi oleh pihak perusahaan cargo dengan biaya dibebankan pada pihak pengirim.

S.O.P & Gallery APLIKASI Online Cargo New Delivery Order FUNtastic Price Charter/ Sewa unit Truck